Agen Bola Tangkas Terpercaya Yang Menyediakan Pembuatan Account Casino SBOBET, 338A

Vardy dinobatkan sebagai pemain terbaik 2015/16

Claudio-Ranieri

Hampir lengkap sudah kebahagian Jamie Vardy di musim ini setelah klubnya Leicester City telah keluar sebagai juara liga Inggris dan sekarang Jamie Vardy juga mendapat predikat pemain terbaik di Liga Premier musim ini yakni musim 2015/16. Penobatan ini akan semakin menambah kebahagiaan penyerang Leicester tersebut setelah membantu timnya merebut gelar juara Liga Premier untuk pertama kali. Ucapan selamat pun berbondong-bondong datang dari medsos dan juga akun resminya Leicester City setelah Penyerang mereka berhasil dinobatkan menjadi pemain terbaik musim 2015/16 ini.

Sebelumnya Jamie Vardy sendiri sudah didaulat juga oleh para jurnalis-jurnalis sepakbola di negeri Ratu Elizabeth ini untuk mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik oleh mereka. Disamping itu Penyerang Timnas ini juga berpeluang menambah satu lagi gelar dari pencetak gol terbanyak di Liga Premier ini. Disisa laga terakhir ini Jamie Vardy sudah mengumpulkan total 24 gol dengan hasil gol yang sama atas penyerang Manchester City yakni Sergio Aguero dan hanya kalah 1 gol dari Penyerang Tottenham hotspurs Harry Kane yang sementara masih sebagai pencetak gol terbanyak di liga Inggris ini dengan mengumpulkan 25 gol.

Akan tetapi untuk merebut gelar tersebut akan sangat sulit dikarenakan pada laga terakhir ini mereka akan bertemu dengan klub raksasa Inggris lainnya yakni Chelsea. Pekan terakhir ini mereka akan melakoni laga tandang ke Stamford Bridge yang terkenal sangat susah untuk memenangkan pertandingan di stadium tersebut. Apalagi Chelsea juga yang membantu langkah Leicester City dengan meredam kemenangan rival mereka Tottenham hotspurs dalam perebutan Gelar Juara Liga Premier. Setelah bermain imbang dengan Totteham maka Leicester sudah memastikan diri sebagai Juara Liga Premier dengan masih sisa dua laga lagi.

Pada pertandingan di Stamford Bridge ini, Tim Chelsea akan melakukan trasidi rutin mereka di Liga Premier yaitu dengan sebutan Guard of Honour untuk Leicester City sebelum pertandingan berlangsung. Tradisi ini merupakan tradisi dalam olah raga di Inggris untuk menghormati Sang Juara. Dengan tradisi ini akan sangat terasa spesial oleh pelatih Leicester saat ini Claudio Ranieri dikarenakan dia juga merupakan mantan pelatih Chelsea yang pernah dipecat atau diberhentikan sebelum kontraknya habis oleh Roman Abramovich yang selaku pemilik Chelsea pada tahun 2004 yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *